Tips Menjadi Fotografer Pemula

Ada banyak sekali pekerjaan di dunia ini. Pekerjaan yang paling menyenangkan adalah yang berhubungan dengan hobi dan kesukaan Anda. Saat ini banyak sekali orang yang menggemari kegiatan foto-foto. Daripada hanya sekedar foto dan tidak menghasilkan apa-apa selain like di media sosial, Anda dapat berkarir menjadi fotografer, salah satuny di bidang pernikahan.

Anda punya kamera dan ingin menjadi fotografer pernikahan pemula, ikuti tips berikut ini.
Promosikan diri
Anda perlu melakukan sebuah promosi dengan cara mendeklarasikan diri sebagai fotografer. Bisa mulai dari keluarga dekat atau kerabat yang akan melakukan acara pernikahan. Sebagai awal karir Anda, Anda bisa memasang tarif yang terjangkau, katakanlah harga saudara sendiri.

Peralatan
Kalau hanya punya satu kamera saja tanpa adanya peralatan lain, Anda perlu menambah peralatan dengan cara meminjam atau menyewa. Sewa ini bisa menjadi salah satu alternatif yang membantu agar Anda terlihat memiliki kapasitas dala bidang fotografi.

Format penyimpanan foto
Pilih RAW atau JPG/JPEG? Kebanyakan fotografer menggunakan format RAW di dalam kameranya untuk memudahkan proses pengeditan berupa kecerahan, kontras dan lain sebagainya.

Tunjukkan portofolio
Portofolio atau hasil jepretan gambar ini sangat penting demi meraih kepercayaan klien. Jangan menunjukkan hasil gambar yang jelek, tunjukkan saja hasil gambar yang bagus. Tak harus melulu mengenai hasil gambar dalam acara pernikahan. Gambar keren yang Anda jepret dalam kondisi dan acara lain juga dapat ditunjukkan.

Mengetahui susunan acara
Dengan mengetahui susunan acara pernikahan, seorang fotografer dapat menentukan angle pengambilan gambar. Gambar yang ingin diambil juga dapat direncanakan terlebih dahulu jauh-jauh hari.

Peka terhadap sekitar
Menjadi peka atau sensitif dengan kondisi acara dan momen membuat fotografer mampu untuk mengambil gambar secara lebih baik. Hasil foto candid yang bagus juga dapat dihasilkan.

Melakuan meeting terlebih dahulu
Ada baiknya bagi fotografer untuk mengetahui apa keinginan dan kemauan dari sang mempelai. Jangan sampai sang fotografer salah tangkap dengan keinginan sang mempelai. Akhirnya hasil foto yang didapat menjadi kurang bagus dan tidak disukai.

Itulah tadi beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mengawali karir sebagai fotografer pernikahan pemula. Memang persaingan di dalam dunia fotografi ini ketat sekali, mereka yang biasanya gabungan anggota http://multibet88.co memiliki peralatan canggih dan bagus dianggap mampu untuk mengambil gambar secara bagus.

Padahal pada kenyataannya, peralatan canggih tanpa dibarengi tekhnik yang matang akan menghasilkan gambar yang biasa saja. Satu hal yang harus dimiliki oleh seorang fotografer adalah jiwa yang tidak mudah tersinggung. Fotografer dituntut untuk selalu ramah dan memperlihatkan senyum di wajah. Semoga informasi dalam artikel ini dapat bermanfaat bagi pembaca, terima kasih sudah berunjung.

Leave a Reply